Diberikan Legal Memo terkait bentuk-bentuk kerjasama yang dapat dilakukan PT. SACI dalam hal penyediaan layanan keuangan untuk mendukung ISCA dan ISCS. Tidak dimungkinkan bagi PT. SACI untuk melakukan kerjasama dengan Koperasi Simpan Pinjam Sahabat Mitra Sejati karena berdasarkan SEBI tentang Uang Elektronik, Lembaga Selain Bank yang dapat menjadi penerbit uang elektronik hanya badan hukum berbentuk PT.

Merujuk pada Undang-Undang Perbankan, PBI dan SEBI tentang Uang Elektronik, PT. Bank Sahabat Sampoerna dapat mengajukan permohonan untuk menjadi penerbit uang elektronik. Maka, bila PT. SACI bersedia menunggu hingga PT. Bank Sahabat Sampoerna memiliki produk uang elektroniknya sendiri, maka PT. SACI dapat bekerjasama langsung dengan PT. Bank Sahabat Sampoerna sebagai penerbit uang elektronik. Namun, dalam hal PT. SACI bekerjasama dengan PT. Bank Sahabat Sampoerna sebagai penerbit uang elektronik, bentuk kerjasama yang dimungkinkan menurut PBI dan SEBI tentang uang elektronik hanya dalam bentuk kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa elektronik dan kerjasama dengan Agen Layanan Keuangan Digital. Kedua bentuk kerjasama ini kurang efektif untuk mendukung keseluruhan layanan ISCA dan ISCS karena ruang gerak PT. SACI akan terbatas sebagai perusahaan penyedia jasa elektronik atau Agen Layanan Keuangan Digital saja.

Bentuk kerjasama yang paling efektif bagi PT. SACI yaitu dengan menyediakan aplikasi yang akan secara khusus diperuntukan bagi end user layanan ISCA dan ISCS yang telah memiliki rekening dan saldo pada PT. Bank Sahabat Sampoerna (end user akan diwajibkan memiliki rekening dan saldo pada Bank Sampoerna). Transaksi melalui aplikasi yang dibuat oleh PT. SACI ini tidak akan diklasifkasikan sebagai transaksi uang elektronik karena seluruh transaksi yang akan dilakukan melalui aplikasi tersebut akan secara langsung mempengaruhi nilai saldo dalam rekening real end user pada PT. Bank Sahabat Sampoerna. Penggunaan aplikasi ini akan menyerupai penggunaan mobile banking atau internet banking, sehingga tidak diperlukan ijin uang elektronik terlebih dahulu dari Bank Indonesia.